Ini Alasan Jangan Lepas Burung Sembarangan

Sering kita lihat orang yang sengaja melepas liar kan beberapa jenis burung untuk tujuan menjaga lingkungan. Sebenarnya hal tersebut baik adanya bila telah diperhitungkan secara matang, namun akan jadi sesuatu yang jelek bila dilakukan dengan sembarangan. 

Sering kita lihat orang yang sengaja melepas liar kan beberapa jenis burung untuk tujuan m Ini alasan jangan lepas burung sembarangan

Berikut ini yaitu alasan-alasan mengapa jangan lepas burung sembarangan. 

Burung yang telah dipelihara lama.

Burung peliharaan yang telah dirawat semenjak usang cenderung tidak bisa mencari makan sendiri. Kebiasaan mereka selama ini yaitu menunggu kuliner bukan mencari makanan, alasannya itu ketika burung tersebut lepas dari sangkarnya atau sengaja dilepasliarkan akan mengalami kesulitan dalam mendapat makanannya. Selain itu juga belum mempunyai pengalaman ketika bersaing mendapat kuliner dengan burung-burung liar. Akibatnya banyak dari burung tersebut yang mati kelaparan atau tertangkap kembali ketika mendekati rumah yang ada sangkar burungnya untuk mendapat makanan.

Burung yang bukan dalam wilayah penyebarannya

Melepas liar kan burung di daerah yang bukan termasuk daerah penyebaran burung tersebut mempunyai resiko yang cukup besar bagi burung liar yang sudah ada (burung lokal) maupun burung itu sendiri. Karena kita belum tahu bagaimana huruf sebetulnya dari burung tersebut di alam liar, sehingga dikhawatirkan jenis burung yang akan dilepasliarkan itu termasuk jenis burung yang invasif dan bisa mengganggu keberadaan burung orisinil daerah tersebut.  Sudah banyak kasus terjadi dimana burung orisinil terusik oleh keberadaan burung pendatang, sehingga mengakibatkan punahnya populasi burung orisinil di daerah tersebut. 

Burung yang mengidap penyakit

Hati-hati ketika melepasliarkan burung ke alam apalagi bila burung tersebut dalam keadaan sakit atau terinfeksi penyakit. Burung yang mengidap penyakit beresiko mengembangkan penyakitnya ke burung lain yang ada di alam liar.  

Karena itulah, sebelum melepas liar kan burung ke alam liar, ada baiknya kita mengetahui bagaimana huruf dan penyebaran mereka atau berkonsultasi dahulu dengan pihak terkait contohnya BKSDA bila burung yang akan dilepaskan itu terdiri dari jumlah yang cukup banyak dan  bila yang akan dilepasliarkan itu termasuk jenis yang dilindungi jangan hingga keberadaan burung tersebut di alam justru mengakibatkan terganggunya burung lain atau malah burung itu sendiri yang tidak bisa menyesuaikan diri dan tidak bisa bersaing dengan burung lainnya. 

Sebelum melepas liar kan burung ke alam liar, ada beberapa hukum yang harus dipahami antara lain: 

Mengenalkan kuliner alaminya yang bukan didapat dari hasil ternakan. Pakan burung peliharan selama ini yaitu jangkrik, kroto, ulat hongkong dan ulat kandang, pakan-pakan tersebut umumnya diperoleh dari para peternak. Untuk membantu burung bertahan hidup di alam liar, terutama burung yang sudah usang dipelihara, hasil tangkaran atau dirawat semenjak masih anakan, maka burung tersebut harus mulai dikenalkan dengan pakan alaminya menyerupai ulat, kumbang, cacing dan sebagainya. Hilangkan kebiasaan burung mengkonsumsi pakan kering / voernya, sehingga dengan begitu burung tersebut mempunyai peluang bertahan hidup yang cukup panjang.

Cek kondisi kesehatannya sebelum burung akan dilepasliarkan. Burung yang mengidap suatu penyakit jawaban bakteri, virus atau benalu bisa mengganggu atau menulari burung liar yang menetap di tempat tersebut. Sebelum dilepaskan sebaiknya burung tersebut melalui tahapan karantina terlebih dahulu. 

Jangan lepaskan burung yang sudah jinak. Melepasliarkan burung yang sudah jinak cenderung akan memberinya tamat hidup ketika berada di alam liar. Burung yang sudah jinak cenderung kurang peka terhadap lingkungannya terutama binatang predator sehingga mereka akan gampang sekali menjadi mangsanya. Sebelum dilepaskan ke alam, ada baiknya burung yang jinak tersebut diberikan terapi penggirasan atau dibentuk jadi liar kembali.  

Jangan melepas liar kan burung yang bukan berasal dari daerah penyebarannya. Pelepasan burung dari pasar tanpa kajian ekologi justru berpotensi menjadikan problem antara lain penularan penyakit ke burung liar maupun ledakan populasi burung abnormal yang kemudian menjadi kompetitor bagi jenis asli. 
  
Dengan mencermati beberapa hal di atas, mudah-mudahan burung yang akan kita lepasliarkan itu bisa memberi manfaat banyak baik bagi lingkungan dan juga burung lain yang sudah ada. 

Semoga bermanfaat
loading...

Archive