Seluk Beluk Perawatan Cucak Hijau Bagi Pemula

Merawat burung cucak hijau bagi sebagian besar kicau mania ialah hal yang gampang-gampan susah, karena burung cucak hijau populer dengan kondisi serta karakternya yang labil. Karena itu sedikit pengetahuan wacana seluk beluk dan perawatan burung cucak hijau harus dikuasai oleh perawatnya. Dengan demikian, mereka dapat mengetahui apa yang sedang terjadi pada burung cucak hijau rawatannya. 


Berikut beberapa hal seputar perawatan cucak hijau yang harus diketahui dalam perawatan hariannya terutama bagi pemula. 

  1. Menangani burung cucak hijau yang sedang mengalami kondisi Over Birahi (OB) selain dapat diberikan ulat bambu juga dapat dengan cara memperlihatkan buah belimbing selama beberapa  hari hingga kondisinya kembali normal.
  2. Kroto kalau diberikan dengan dosis yang pas dalam artian tidak hiperbola sangat baik untuk cucak hijau untuk menciptakan mereka lebih gacor serta menaikan mental tarungnya, kroto yang diberikan pun harus yang berbentuk kapsul dan higienis dari kotoran dan sisa semutnya.
  3. Voer bagi cucak hijau ialah pakan alternatif atau pakan suplemen bukan sebagai pakan utama, sebab pakan utama mereka ialah buah-buahan dan serangga, laba burung cucak hijau yang tidak menyukai voer ialah burung lebih gacor / rajin bunyi, bunyi yang lebih kencang atau full,  bulu-bulu yang lebih berkilau dan sehat, mempunyai mental yang cantik , oleh sebab itulah banyak penggemar burung cucak hijau yang sering bermain dikontes tidak pernah memperlihatkan masakan kering (voer) bagi burung mereka.
  4. Akan tetapi kalau anda termasuk orang yang sibuk dan selalu bepergian maka pilihan voer sebagai pakan utama cucak hijau anda mungkin merupakan pilihan yang bijaksana.
  5. Pemilihan sangkar yang sempurna untuk cucak hijau dapat dengan cara melihat abjad burungnya, kalau abjad burung ialah nagen dengan gaya ngentrok (jambulnya) maka dapat dipilih sangkar bundar ( cungkok yang sering dipakai untuk sangkar hwamei biar burung lebih fokus terhadap bunyi dan gayanya, tetapi kalau cucak hijau termasuk yang berkarakter loncat naik turun sambil berbunyi dan ngentrok maka dapat memakai sangkar kotak dengan dua tenggeran sejajar. 
  6. Madu dapat diberikan sebagai pakan suplemen bagi burung yang dalam kondisi ngedrop atau macet bunyi, madu yang diberikanpun harus secukupnya dapat dengan cara disimpan dalam wadah terpisah ataupun dioleskan pada buahnya sepreti pisang. untuk burung normal pinjaman madu sebaiknya jangan diberikan setiap hari, cukup seperlunya saja contohnya seminggu satu atau dua kali.
  7. Burung cucak hijau yang tidak doyan jangkrik dapat diatasi dengan menusukan lidi pada jangkrik yang sudah dipotong kakinya kemudian diberikan dengan cara digoda ( digoyang lidinya dihadapan burung ), sehabis beberapa hari digoda burung akan dapat menikmati jangkrik tersebut. 
  8. Cuaca yang tidak erat dikala ini cenderung menciptakan burung lebih cepat ke kondisi kurang fit (ngedrop) sepreti yang sering terjadi ialah burung cucak hijau yang bersin-bersin. 
  • Pengobatan dan pencegahannya dapat dilakukan dengan jalan ibarat berikut :
    • Pemberian mandi dikurangi.
    • Burung sebaiknya dikeluarkan sehabis matahari mulai terbit ( udara mulai hangat) sehabis itu pribadi dijemur.
    • Berikan vitamin secara teratur.
  • Burung cucak hijau yang sering terlihat kesulitan sewaktu membuang kotoran dapat diatasi dengan mengganti buah yang sering diberikan setiap hari dengan buah lain contohnya pisang diganti dengan pepaya atau apel merah hingga burung kembali lancar dalam buang kotorannya.

    Buah pisang yang baik untuk cucak hijau dan burung lainnya ialah pisang kepok yang berwarna putih. pisang yang daging buahnya berwarna putih ini sangat disukai oleh banyak burung ketimbang pisang yang daging buahnya berwarna kuning yang mempunyai rasa manis.

    Burung yang tidak mau mandi dikaramba dapat dilatih dahulu dengan cara menyemprotnya dengan sprayer dengan setelan halus untuk memancing burung mandi atau memasukan ikan kecil /  jangkrik kedalam air mandinya didalam karamba, untuk hal ini memang butuh kesabaran. kalau selama setengah hingga satu jam burung masih belum mau mandi dapat dicoba lagi pada lain waktu.

    Cucak hijau yang ditrek / diadu cuma ngeriwik atau melet-meletkan lidahnya kemungkinan besar sebab burung jarang dilatih atau pertama kalinya diadu sehingga burung menjadi nervous / demam panggung , kondisi lain yang mungkin ialah burung kurang birahi ( setelan jemur dan EF ibarat jangkrik masih kurang ) atau burung masih berusia muda dan belum siap untuk ditarungkan.

    Masalah ngentrok dan jambul ialah abjad dan talenta dari burung itu sendiri dan biasanya ngentrok dan berjambul tersebut sering  sekali terlihat pada burung cucak hijau yang berukuran badan sedang dan panjang / langsing contohnya cucak hijau dari kawasan pekalongan, jember, dsb dibanding pada cucak hijau yang bertubuh besar (super). sebab sudah merupakan talenta dari burung tersebut jadi tidak dapat dimunculkan begitu saja tetapi beberapa penggemar burung menganjurkan biar sering melatih dengan cucak hijau yang mempunyai talenta tersebut biar dapat ditiru gayanya oleh burung yang tidak mau ngentrok maupun ngejambul tersebut.
    -
    Semoga bermanfaat 
    loading...

    Archive