Menjodohkan Perkutut

Menjodohkan Perkutut 

 

Menjodohkan perkutut gampang-gampang susah. ada yang sekali kenal,langsung lulut (akrab) dan jodoh. ada yang harus berganti-ganti pasangan dulu berulangkali,baru saling cocok, dapat jodoh dan mau kawin.

Pasangan yang tidak cocok, biasanya saling mematuk. selama proses penjodohan ini. perhatian dan pengawasan dari pemilik/peternak sangat diperlukan. jangan hingga burung yang di jodohkan atau diperkenalkan itu berantem hebat, luka-luka, dan ada yang menjadi korban. alasannya ialah burung jantan lebih kasar dari betina, sebaiknya diserit (di potong bulu sayapnya) biar gerakannya tidak selincah burung betina.dalam penjodohan ini kedua induk burung dicampur dalam satu sangkar yang cukup lebar, biar burung betina leluasa menghidar jika tidak menyukai jantannya.

Sepasang burung yang sudah jodoh, akan terlihat erat danbermesraan. pada waktu tidur, mereka berdampingan. perkembangan lebih lanjut, mereka akan bercciuman dan kawin. cara kawinnya unik. tidak sekali naik, kemudian kawin.tetapi berkali-kali naik dari sebelah kiri kemudian turun ke sebelah kanan, dan hingga beberapa kali sambil pejantannya berbunyi "kuk kuk kuk wer". sehabis nafsunya terangsang tinggi, gres perkawinan terjadi.setelah perkawinan terjadi,pasangan itu sibuk menciptakan sarang

Bagi pasangan yang tidak mengadakan reaksi dan jika di campur selalu kejar-kejaran jika hingga satu dua bulan tak mau cocok, pasangan itu memang bukan jodohnya.sebaiknya di pisah saja, ganti pasangan lain yang memenuhi selera.

Jejak www.suaraburungkicau.com
loading...

Archive