Penangkaran Burung Murai Batu

  disamping ialah sekilas wacana sangkar penangkaran aku PENANGKARAN BURUNG MURAI  BATUGAMBAR disamping ialah sekilas wacana sangkar penangkaran saya, tampak pasangan murai kerikil jantan dan betina sedang menempati sangkar penangkaran tersebut.
dalam sangkar penangkaran disediakan:
1. Tempat pakan yang terdiri dari 3 buah cepuk besar (kroto, UH dan VOOR)
2. Aquaarium kecil untuk kawasan jangkrik yang biasanya aku beri dalam jumlah banyak
3. Kotak kawasan Cacing yang telah di alasi air pada cuilan bawahnya
4. Wadah minum, aku memakai wadah minum untuk ayam ras
5. Dua buah kotak sarang telur di tempatkan di cuilan atas kandang
6. Asesoris, ragam tumbuhan, bebatuan kecil, pasir halus dan kawasan mandi

Yang paling terpenting dari administrasi sangkar penangkaran ialah intensitas cahaya yang masuk harus cukup memadai tidak terlalu panas dan tidak juga lembab, begitu juga dengan sirkulasi udara yang harus terkontrol, sehingga burung teta  disamping ialah sekilas wacana sangkar penangkaran aku PENANGKARAN BURUNG MURAI  BATUp sehat dan dapat berproduksi sesuai dengan keinginan penangkar.

Jika kita dapat mengatur administrasi sangkar dengan baik, tentulah Pasangan MB yang menempatinya akan cepat menyesuaikan diri dan cepat pula berkembang biak, tinggal kita sesuaikan dan atur pakan yang diberikan untuk mencukupi kebutuhan nutrisi MB supaya birahi pasangan tersebut dapat kita kontrol.

Biasanya kalau perjodohan kedua pasangan MB tersebut tidak mendapat hambatan rata rata 1 hingga 2 ahad MB betina sudah mulai mengangkut materi sarang dan mulai menciptakan sarang bersama dengan pejantannya, oleh alasannya itulah sediakan kawasan sarang bertelur lebih dari satu kawasan supaya pasangan tersebut dapat menentukan posisi bertelur yang kondusif bagi dirinya.

Jika proses tersebut berjalan lancar, MB betina akan bertelur hingga dengan 4 butir telur maksimal bahkan ada yang hingga berjumlah 6 butir, namun kebanyakan MB betina bertelur 2 butir saja, dilanjutkan dengan proses mengerami telur kurang lebih 14 - 17 hari tergantung jumlah telur yang dierami, pada ketika itulah masa masa kritis bagi penangkar dalam merawat dan membesarkan piyikan murai kerikil (jika Piyikan eksklusif di ambil oleh penangkar) namun kalau piyikan di bimbing oleh kedua indukan, penangkar harus extra siap menyediakan pakan hidup untuk indukan meloloh anaknya.***
SMBR:seputartangka




Jejak www.suaraburungkicau.com
loading...

Archive