Cara Ternak Lovebird Supaya Sukses Dan Berhasil

suaraburungkicau.com - Cara Ternak Lovebird Agar Sukses - Para pecinta lovebird (LB), khususnya yang ingin beternak lovebird banyak menemukan hambatan dikala proses penangkaran. Beternak lovebird ialah hal yang gampang-gampang susah. Bahkan ada yang menyampaikan "tergantung tangan masing-masing." Hal itu mungkin masuk akal alasannya setiap orang punya talenta yang berbeda-beda. Ada orang yang talenta beternak burung, ada yang berbakat menciptakan burung jadi gacor, dan lain-lain. Tetapi satu hal yang harus anda tahu ialah "semua sanggup dipelajari", apalagi beternak lovebird sanggup diamati. Makara anda tak perlu ragu untuk beternak lovebird kalau anda punya kemauan. Semua niscaya ada jalannya. Karena kami akan mengembangkan tips dan pengalaman perihal bagaimana cara ternak lovebird biar sukses.

 khususnya yang ingin beternak lovebird banyak menemukan hambatan dikala proses penangkaran CARA TERNAK LOVEBIRD AGAR SUKSES DAN BERHASIL
Cara Ternak Lovebird Agar Sukses

Lovebird memang burung yang banyak diternak alasannya nilai ekonominya yang cukup tinggi. Untuk beternak lovebird terang membutuhkan kesabaran dan ketelitian ekstra. Sudah banyak peternak lovebird yang berhasil, tetapi banyak pula yang gagal. Tetapi pengalaman ialah guru yang terbaik, jadi sekali gagal jangan hingga kita berhenti dan putus asa. Peternak lovebird dikala ini sudah banyak, tetapi penggemar lovebird juga semakin banyak. Dari segi bisnis, ternak lovebird sanggup sangat menguntungkan. Jika anda ingin beternak lovebird dan berhasil, maka simaklah artikel kami perihal cara ternak lovebird biar sukses berikut ini. Baca dengan saksama biar anda benar-benar paham dengan klarifikasi kami.

Cara Ternak Lovebird Agar Sukses

Sebelum anda beternak lovebird, ada beberapa hal penting yang harus anda tahu dan pahami. Mulai dari pemilihan indukan, perawatan selama penagkaran, dan perawatan anakan.

1. Pemilhan Indukan Lovebird
Untuk hal ini, anda harus benar-benar teliti dan akurat. Karena banyak sekali penangkar lovebird pemula yang "tertipu" dengan lovebird. Lovebird memang sulit dibedakan jenis kelaminnya alasannya LB termasuk burung yang menyerupai antara jantan dan betina.

Untuk seleksi indukan LB jantan dan betina antara lain :
  • LB jantan dan betina berusia minimal 1 tahun.
  • Kondisi keduanya sehat dan fir/tidak sakit.
  • LB jantan sudha berkicau/gacor.
  • Tidak cacat fisik

Pemilihan indukan LB yang berkualitas juga akan berdampak pada keturunan anakan LB yang berkualitas pula.

2. Proses Penjodohan
Nah untuk menjodohkan lovebird ada dua cara yang umum dipakai oleh para penangkar LB. Cara yang pertama ialah dengan menaruh banyak burung LB dalam satu sangkar besar, alasannya niscaya ada LB yang berjodoh secara alami. Atau sanggup juga dengan menaruh LB jantan dan betina dalam satu sangar namun disekat. Bisa juga dengan menaruh 2 sangkar secara berdekatan, satu sangkar diisi LB jantan dan satu sangkar lagi diisi LB betina. Burung yang sudah berjodoh akan memperlihatkan sikap "romantis." Misalnya saling berdekatan, beradu paruh, dan saling menarik perhatian. Jika hal itu terjadi, maka proses perjodohan sanggup dikatan berjalan normal.

3. Kandang Penangkaran Dan Sarang
Untuk sangkar penangkaran/ternak lovebird, umumnya dibedakan menjadi 2 macam. Yaitu model single dan model koloni. Untuk model single ialah sangkar yang berukuran 90x60 cm dan diisi sepasang lovebird saja. Kandang ini sangat cocok untuk anda para pemula. Sedangkan sangkar koloni ialah sangkar berukuran besar dan panjang dan diisi sekitar 5 pasang lovebird. Kandang besar ini biasa dipakai oleh peternak yang sudah besar/berpengalaman. Sedangkan untuk glodok/sarangnya anda sanggup memakai glodok yang berukuran 20cmx20cmx25cm. Posisi sarang harus terhindar dari sinar matahari dan hujan. Anda juga harus menyediakan rumput-rumput kering, serutan kayu, atau dahan-dahan kering untuk materi sarangnya. Untuk kelengkapan sangkar ternak lovebird antara lain :
  • Sediakan daerah pakan
  • Sediakan daerah minum
  • Sediakan karamba atau daerah mandi
  • Sediakan tangkringan

Anda sanggup menawarkan variasi lain untuk sangkar LB, asalkan sangkar tetap nyaman dan kondusif sehingga LB anda mau bereproduksi. Anda juga sanggup menambah daun cemara/pinus atau sanggup juga dengan merang. Sebagian ditaruh di dalam kotak/gelodok untuk merangsang lovebird segera menciptakan sarang, sebagian lagi ditaruh di dasar kandang.

4. Pakan Lovebird
Sama menyerupai dikala memelihara lovebird harian, pakan yang diberikan untuk lovebird ialah milet, jewawut, kenari seed, biji sawi, jagung muda, kangkung, sawi, tauge. Kuncinya ialah pakan yang bervariasi dan tidak monoton untuk mencukupi kebutuhan nutrisi lovebird selama diternak. Yang penting ialah asupan gizi untuk indukan LB haruslah seimbang dan jangan lupa untuk menawarkan multivitamin di dalam air minumnya. Beberapa kandungan nutrisi yang diperlukan LB dikala reproduksi anatar lain mineral, kalsium, vitamin A, D3, E, B1, B2, B3 (Nicotimanide) B6, B12, C dan K3; zat esensial menyerupai D-L Methionine, I-Lisin HCl, Folic Acid, dan Ca-D Pantothenate. Nah untuk mengetahui bagaimana cara merawat lovebird yang benar dan mudah, silakan anda baca secara lengkap di sini.

5. Masa Pengeraman Telur
Dalam masa pengeraman, indukan lovebird membutuhkan kenyamanan dan ketenangan di sangkar dan sekitar kandang. Pastikan tidak ada gangguan tikus, kucing, anjing, semut, kecoa atau parasit. Waktu pengeraman lovebird sekitar 25 hari, dan daya tetas telur tergantung dari kondisi lingkungan dan betina itu sendiri. Jika hingga hari ke-25 telur belum juga menetas, maka kemungkinannya ialah gagal menetas. Yang penting kita tidak memegang telur yang sedang dierami, alasannya sanggup menjadikan gagal tetas dan tentunya mengganggu LB yang sedang mengeram.

6. Setelah Menetas
Seteah telur LB menetas, anda biarkan saja diloloh oleh induknya hingga besar. Atau kalau anda ingin LB segera bertelur lagi maka ambil anakan LB yang berumur 10 hari untuk anda loloh sendiri. Namun untuk pemula kami sarankan biar tidak meloloh anakan LB sendiri. Biarkan indukan LB yang melolohnya. Karena meloloh sendiri juga cukup berisiko bagi pemula. Daripada anakan LB mati, lebih baik dirawat oleh induknya. Yang penting anda harus menyediakan pakan yang diperlukan LB.

Baca juga artikel menarik berikut ini : Cara Merawat Anis Merah Agar Ngeplong Tanpa Voer
loading...

Archive