Lovebird Rajin Suara Kicau Dan Panjang, Ini Rahasinya | Jenis Burung

Lovebird merupakan salah satu jenis burung paruh bengkok dari genus Agapornis berukuran kecil sekitar 13 hingga 17 cm dengan berat 40 hingga 60 gram. Lovebird merupakan burung bersifat sosial atau berkoloni, sama dengan jenis kakatua atau burung falk.

Disamping warna tubuhnya yang indah, dan bunyi yang khas. Orang indonesia menyebut bunyi lovebird dengan sebutan ngekek dengan panjang durasi bervariasi mulai dari pendek hingga panjang. Namun, untuk mencetak lovebird rajin bunyi dan panjang tidak semudah membalikkan telapak tangan, butuh rawatan yang intensif dan juga tidak lepas dari genetik lovebird itu sendiri sehingga sesuai dengan cita-cita dalam banyak sekali macam lomba. Dalam merawat lovebird harian yang baik itu harus benar, baik, teratur, konsisten, menyerupai dukungan asupan gizi berupa EF, pakan bijian terbaik. Jika anda sudah melaksanakan perawatan Lovebird secara konsisten, maka peluang burung paruh bengkok tersebut ngekek panjang juga semakin besar. Burung lovebird mempunyai jenis yang sangat banyak dan dari beberapa jenis lovebird mempunyai keistimewaan yang berbeda dan abjad yang berbeda beda, biasanya dalam ajang lomba kicau jenis burung yang sering di ikutkan yaitu jenis lovebird pastel dan beberapa jenis lovebird lainnya.


cara merawat lovebird rajin bunyi dan panjang


Setelah anda mengetahui genetik lovebird dan abjad lovebird itu, maka langkah selanjutnya untuk menghasilkan lovebird rajin bunyi dan panjang ada beberapa poin yang perlu diketahui menyerupai dibawah ini :

1. Dilihat dari Faktor Keturunan dan Lingkungan
Agar Lovebird rajin bunyi, harus diperhatikan dulu dari keturunan dan juga lingkungan. Faktor keturunan yang bisa menciptakan lovebird ngekek berdurasi panjang hanyalah berkisar 40-50%. Untuk lingkungan, burung cinta (lovebird) bisa dilihat dari suasana daerah yang ditempati burung itu sendiri.misalnya dari model, bentuk, keadaan kandang. Karena faktor lingkungan sangat kuat terhadap perkembangan burung mau ngekek panjang atau tidaknya.

2. Perhatikan Makanan yang Diberikan
Lovebird akan lebih baik kalau diberi jagung muda, sayuran serta EF menyerupai biji-bijian yang berkualitas baik. Selain itu dukungan multivitamin juga bisa merangsang sebuah pembentukan hormon testosteron. Jika asupan nutrisi sudah terpenuhi maka lovebird anda niscaya akan merasa sehat, bermental baik, daya tahan badan yang kuat serta lovebird rajin bunyi dan panjang.

3. Cuaca dan juga Permasteran
Terkadang perbedaan cuaca yang tidak menentu dan contoh perawatan teman yang tidak BENAR, ini akan menjadikan Lovebird anda menjadi simpel sakit. Jika dalam hal pemasteran, anda bisa melakukannya terhadap lovebird muda. Caranya cukup simpel yaitu dengan menempelkan sangkar di erat burung masteran. Lakukan pemasteran secara rutin, atau bisa juga setiap hari. Perlu diingat, pemesteran Lovebird semenjak dini sangat mempunyai efek apalagi disaat ingin diikutsertakan kontes dan lomba burung. Nah, beberapa bunyi masteran yang baik untuk Lovebird antara lain, Cililin, Kenari, Belalang, Tengkek Buto, Cucak Jenggot, dan Ciblek Gunung.

4. Perawatan
Mandikan Lovebird pada pagi hari, dengan cara menyemprotkannya memakai spray. Lakukan pada sekitaran jam 7. Penjemuran pada lovebird juga perlu dilakukan. teman bisa melaksanakan penjemuran selama kurang lebih 1 jam disaat matahari cerah. Buatlah Lovebird Anda merasa senyaman mungkin alasannya ialah dengan menciptakan si burung nyaman, ini akan mempercepat proses perawatan lovebird rajin bunyi dan panjang.

Mungkin ada sedikit perbedaan antara cara merawat lovebird harian dan merawat lovebird menjelang lomba biar juara. Dalam perawataan lovebird harian mungkin tidak serumit ketika ingin lomba. Karena menyiapkan burung yang ingin di perlombakan kita harus memperhatikan birahi biar pas dan mau ngekek panjang di gantangan.

Itulah artikel serta wawasan cara merawat lovebird rajin bunyi dan panjang. Yang harus ada ingat merawat lovebird harus konsisten, baik dan tidak simpel mudah menyerah.

Lihat Jenis Burung Love Bird Pada Video Berikut :


loading...

Archive