Cara Menyiapkan Indukan Kenari Sebelum Breeding/Beternak

Suaraburungkicau.com - Cara Jitu Menyiapkan Indukan Kenari Sebelum Breeding/Beternak - Sobat kicaukan, menagkar burung kenari merupakan salah satu acara yang sekarang banyak digeluti oleh para pecinta burung khususnya burung kenari. Semakin banyaknya penangkar burung kenari sanggup jadi dikarenakan semakin banyaknya seruan pasar atas burung kenari, sehingga harganya pun juga semakin mahal dan stabil. Nah, atas keadaan ini maka penangkar kenari sudah niscaya akan mendapat pundi-pundi rupiah yang tidak sedikit kalau sukses menangkar dan mengembangbiakkan burung kenari dan menjualnya. Tetapi apa saja yang harus dipersiapkan dalam menangkar burung kenari? Pada kesempatan ini kami akan mengembangkan tips mengenai cara jitu menyiapkan indukan kenari sebelum breeding/beternak. 

Pada kesempatan sebelumnya kami juga sudah mengembangkan tips mengenai cara beternak burung kenari termudah.  Namun pada kesempatan ini kami akan mengupas lebih spesifik mengenai persiapan-persiapan bagi indukan kenari yang nantinya akan ditangkar. Indukan kenari yang matang baik secara fisik dan usia menjadi penentu utama dalam suksesnya menangkar/beternak kenari. Selain persiapan sangkar, pakan, dan suplemen-suplemen lainnya. Keuntungan dari mempersiapkan indukan kenari secara matang yaitu akan berdampak konkret pada hasil penangkaran (misalnya daya tetas telur yang anggun dan anakan yang bekualitas) dan juga tidak akan merepotkan anda dikala penangkaran sedang berjalan. 

Cara Jitu Menyiapkan Indukan Kenari Sebelum Breeding CARA JITU MENYIAPKAN INDUKAN KENARI SEBELUM BREEDING/BETERNAK

Oke pribadi saja, berikut ini hal-hal yang harus diperhatikan dalam menyiapkan indukan burung kenari sebelum breeding/beternak :

1. Pastikan indukan kenari terbebas dari kutu dan tungau
Kutu dan tungau (parasit) merupakan musuh klasik bagi unggas termasuk burung kicau termasuk kenari. Kutu/tungau dan benalu sanggup menciptakan burung mencabuti bulu-bulunya lantaran gatal dan bahkan akan menghisap darah kenari tersebut. Penularan kutu dan benalu pada burung juga sangat cepat, dan akan menulari burung kenari atau burung lain yang masih sehat. Sehingga kalau salah satu indukan kenari terkena kutu dan parasit, maka sanggup dipastikan akan menular ke pasangannya dan anakannya nanti dikala sudah menetas. Untuk itu segera sterilkan indukan kenari anda sebelum ditangkar dari kutu/tungau dan parasit.

2. Memotong kuku calon indukan kenari
Kuku pada burung termasuk burung kenari kalau tidak dipotong maka akan tumbuh semakin panjang dan sanggup mengganggu acara kenari itu sendiri. Apa duduk kasus yang timbul kalau kuku kenari terlalu panjang? Berikut ini yaitu beberapa duduk kasus yang diakibatkan oleh kuku yang terlalu panjang pada burung kicau :

  • Mengganggu burung dalam bangkit di atas tenggeran. Saat melompat pun juga akan terganggu kalau kukunya terlalu panjang.
  • Saat proses perkawinan terjadi, maka kuku kenari jantan yang terlalu panjang sanggup melukai badan indukan betina yang berada di bawahnya. Akibatnya, betina akan mencicipi saikt dan trauma untuk kawin lagi. Jika ini berlangsung lama, maka meskipun indukan kenari jantan dan betina ada dalam satu kandang dan betina sudah bertelur, kemungkinan telur yang infertil akan lebih besar. Telur infertil yaitu telur yang tidak akan menetas lantaran tidak dibuahi oleh sang kenari jantan. 
  • Untuk kenari betina, kalau kukunya terlalu panjang maka akan sulit menjaga keseimbangan dikala jantan mengawininya. Hasilnya, sperma kenari jantan yang keluar sanggup jadi tidak pas ke kloaka namun bercecer ke luar.
  • Kuku yang panjang juga sanggup merusak telur-telur yang dierami. 

Setelah mengetahui banyaknya kerugian dan duduk kasus akhir kuku yang terlalu panjang, maka anda harus memotong kuku indukan kenari jantan dan betina terlebih dahulu sebelum ditangkarkan. Memotong kuku sanggup secara berkala, contohnya 1 atau 2 kali dalam setahun.

3. Membersihkan bulu-bulu di sekeliling kloaka/vent
Ada beberapa alasan mengapa bulu-bulu di sekitar alat kelamin kenari betina harus dibersihkan/dipotong. Menurut pengalaman para penangkar kenari, bulu-bulu di sekitar kloaka/vent akan menghambat proses perkawinan kenari jantan dan betina. Meskipun kedua alat kelamin jantan dan betina sudah menempel, belum tentu sperma yang dikeularkan akan sempurna sasaran. Hal ini disebabkan oleh bulu-bulu yang menghalangi jalan sperma menuju kloaka.  Untuk itu bersihkan bulu-bulu di sekitar kloaka kenari betina semoga kemungkinan sperma masuk ke kloaka lebih besar. Ini berarti sanggup meningkatkan prosentase telur akan menetas. Selain itu memotong bulu di sekitar kloaka juga merupakan pecahan dari kebersihan dan menjaga kesehatan burung itu sendiri.

4. Gunakan kandang yang berbahan nyaman
Penggunaan sarang yang baik dan daman akan meningkatkan prosentase menetasnya telur-telur kenari. Saang yang nyaman akan menciptakan indukan dan anakan yang telah menetas akan sehat dan mensukseskan penangkaran. Tetapi kalau sarangnya kurang nyaman, maka sanggup jadi anakan kenari yang telah menetas akan mati lantaran terlilit sarang. Misalnya sarang yang berbahan nylon. Untuk sarang nylon kurang cocok kalau dipakai sebagai kandang dalam menangkar burung kenari dan burung kicau lainnya. Anda sanggup memakai sarang berbahan serabut kelapa atau sarang jadi yang banyak dijual di toko-toko perlengkapan burung. Untuk peletakan sarang, usahakan menempatkan sarang lebih tinggi dari tenggerannya. Karena burung memiliki naluri untuk mencari kawasan yang tinggi untuk bersarang.

Cara Jitu Menyiapkan Indukan Kenari Sebelum Breeding CARA JITU MENYIAPKAN INDUKAN KENARI SEBELUM BREEDING/BETERNAK

Demikian warta yang sanggup kami sampaikan tentang Cara Jitu Menyiapkan Indukan Kenari Sebelum Breeding/Beternak. Semoga bermanfaat bagi anda dan terima kasih telah membaca artikel ini.

Sobat, kalau anda menilai artikel ini bermanfaat bagi anda silakan like di Facebook atau tweet di Twitter. Terima kasih.

Baca juga artikel menarik berikut ini :

Cara Menangkar Atau Breeding Kenari

loading...

Archive